9 Frontman Band Ambisius Bertangan Dingin

Berbicara kesuksesan, suatu band mungkin akan diacungi jempol jika berhasil menciptakan materi berkualitas. Namun sayangnya, membuat tembang yang berkelas tak muncul seajeg-ajeg bagaikan Mr. Bean yang jatuh dari langit—pasti ada satu kepala yang bertanggung jawab. Apalagi ketika kita menyoroti soal live performance (baik di panggung atau ketika wawancara), salah satu personil harus ada yang bisa membuatnya semenarik mungkin. Diantara, atau salah satu dari dua hal tersebut, biasanya dilakukan oleh frontman.

Ya, orang yang berada di posisi frontman biasanya adalah mereka yang memegang kendali dalam kapal. Sosok ini juga tampil memperjuangkan segalanya demi kemajuan band; baik itu memecat/mendatangkan personil, meramu keseluruhan materi, dan keputusan-keputusan seorang pemimpin lainnya. Tak ayal, frontman sering dicap sebagai personil yang paling egois dan keras kepala. Namun tanpa adanya sosok seperti ini, akankah band tersebut melegenda? Berikut, 9 frontman band ambisius yang bertangan dingin:

ahmad dhani

1. Ahmad Dhani – Dewa 19

Mari memulai dari tanah air. Ya, pria ini dikenal sebagai musisi yang telah menciptakan banyak karya epik. Dari yang awalnya naik turun bus di Jakarta untuk mencari label rekaman, kini ia sukses menukangi Dewa 19 bahkan proyek lainnya. Meski terkadang menuai kontroversi dan tampil apa adanya (blak-blakan, arogan, dan bermulut pedas), tapi inilah rock n’ roll yang sesungguhnya—Anda tak ragu untuk bersikap jujur dan terbuka.

Trent Reznor

2. Trent Reznor – Nine Inch Nails

Satu-satunya personil tetap dari awal terbentuknya band ini. Membawa musiknya menjadi bebunyian antara rock dan eksperimentasi nada futuristik habis-habisan, ia jugalah yang mengukuhkan industrial rock sebagai genre unik pada saat itu—seksi, gore, namun epik. Reznor berperan hampir di segala sektor dalam tubuh band ini. Selain itu, ia juga terlibat dalam beberapa proyek musik baik, diantaranya mengisi soundtrack film.

billy corgan

3. Billy Corgan – The Smashing Pumpkins

Meski saat ini penampilannya lebih terlihat seperti Ozy Syahputra, namun tak ada yang pernah ragu dengan mahakarya indah milik band asal Chicago, Amerika Serikat tersebut. Corgan adalah sosok dibalik semua itu, walau terkesan memaksakan (atau dipaksakan). Sering diam-diam mengganti sesi perekaman instrumen milik personil lain karena dirasa kurang memuaskan, otoriter, dan ingin semuanya ditangani olehnya, praktis menimbulkan gesekan dalam band ini hingga akhirnya pecah. Namun jika tanpa Corgan, akan seperti apakah The Smashing Pumpkins?

matt bellamy

4. Matt Bellamy – Muse

Seorang frontman yang perfeksionis dan penuh rencana. Kekasih dari Kate Hudson ini, beberapa kali ditempatkan oleh berbagai majalah—salah satunya Cosmopolitan—sebagai pria/rocker terseksi. Namun dibalik keseksiannya itu (jika anda menganggap ia seksi), Matt memiliki ambisi yang tinggi terhadap musikalitas Muse. Hal tersebut terbukti dengan keegoisannya memasukkan unsur dubstep ke dalam album “The 2nd Law”.

alex turner

5. Alex Turner – Arctic Monkeys

Nama yang sudah tak aneh lagi untuk hipster kekinian (atau wanita-wanita yang setidaknya baru belajar musik rock). Kemampuan mengolah musik dan pengaruhnya yang kuat, menjadikan Alex sebagai frontman penuh kemantapan. Keputusannya untuk membawa Arctic Monkeys terdengar lebih ‘Amerika’ dalam album AM, meski terkesan sangat egois dan selfish, namun sukses mengembangkan grup musiknya tersebut.

thom yorke6. Thom Yorke – Radiohead

Semasa kecil, saya sempat bingung dengan Radiohead. Apakah band asal Inggris ini memang beranggotakan satu personil saja atau tidak, mengingat dalam hampir setiap klipnya, yang terlihat hanya pria kurus bersuara lirih ini saja. Ya, sosoknya yang jenius tersebut memang seolah jadi tonggak keberlangsungan Radiohead—meski tak terlepas dari personil lainnya juga. Pandangan politiknya yang anti-perang ini, tak ragu ia tumpahkan dalam beberapa lagunya. Masih ingat dengan perkataan legendaris Thom yang seolah memperkuat jati dirinya sebagai seorang frontman? “We operate like the UN, and I’m America”.

dave grohl

7. Dave Grohl – Foo Fighters

Dari seluruh frontman di daftar ini, rasanya saya mesti mengacungkan jempol sebanyak yang saya punya. Ya, mantan penggebuk drum di band fenomenal Nirvana ini adalah sosok yang paling mendedikasikan dirinya untuk musik. Memiliki banyak proyek sampingan selain Foo Fighters, Dave Grohl bisa dibilang sebagai pujangganya rockstar di era kontemporer. Sikapnya yang kontra terhadap ajang pencetak musik instan, patut dicontoh sebagai pedoman bagi yang ingin menekuni rock secara sungguh-sungguh. Ambisi tingginya terhadap musik Foo Fighters, bisa Anda lihat sepenuhnya di dokumenter Sonic Highways.

dave mustaine

8. Dave Mustaine – Megadeth

Siapa bilang Megadeth adalah ode sakit hati Dave Mustaine terhadap Metallica? Bisa jadi, tapi tidak sepenuhnya. Menendang personil dan menaruh standar tinggi bagi musik grupnya, Dave tak pernah bosan jika bandnya dinomorduakan dari Metallica. Kualitas adalah nomor satu bagi pria berambut pirang panjang ini, dan tak salah jika beberapa media menempatkan penggemar berat Sex Pistols ini sebagai gitaris metal nan piawai serta frontman ambisius yang bertangan dingin.

axl rose

9. Axl Rose – Gun N’ Roses

Jika Anda mengharap Kurt Cobain, Rivers Cuomo, Freddie Mercury, apalagi Gallagher bersaudara (yang bagi saya mereka berdua itu terlalu ‘drama’) berada pada list akhir, rasanya hal tersebut mesti pupus. Mengapa? Karena tak ada lagi yang paling fenomenal daripada William Bruce Bailey a.k.a Axl Rose. Mari tak usah membahas kisah rivalitasnya dengan Kurt Cobain, karena cerita soal keangkuhan dan keambisiusannya di Gun N’ Roses pun menarik. Otoriter, egois, mengatur segala keperluan bandnya, adalah kisah unik dari pria yang diduga menderita gangguan bipolar ini. Meski begitu, Tuhan berencana lain; ia adalah pencipta lagu dominan di bandnya; dapat merubah suaranya secara drastis di panggung sebanyak tiga kali; disambil dengan aksi lari sana-sininya yang tak kenal lelah. Sangat disayangkan, perselisihannya dengan Slash, menjadi penghancur jati diri Gun N’ Roses yang sangat glammy adanya itu.

 

diolah dari berbagai sumber

foto: net

Bobby Agung Prasetyo

Merujuk pada tipe indikator a la Myers-Briggs yang banyak orang bilang palsu, Bobby Agung Prasetyo memiliki jenis kepribadian INFJ. Mengimani profesi sebagai seorang jurnalis, pengajar, dan sedikit-sedikit meneliti.