Efek Rumah Kaca Kembali Dengan “Pasar Bisa Diciptakan”

erk

Oleh: Bobby Agung Prasetyo

Aksi ciamik tiga pria bertitel Efek Rumah Kaca (ERK) yang bermain musik alternatif sarat akan eksperimentasi, untuk sekitar satu setengah tahun ke belakang, memang hanya sebatas memoar belaka. Hambatannya yakni selain vokalis dan gitarisnya Cholil Mahmud pergi menimba ilmu ke luar negeri, sang basis Adrian Yunan Faisal memliki gangguan kesehatan yang memaksanya absen dari penampilan langsung ERK. Namun saat ini, masih bersama Akbar Bagus Sudibyo selaku drumer, trio ini kembali menandai eksistensi dengan single terbarunya “Pasar Bisa Diciptakan”.

Sejatinya, single ini bukanlah materi yang sepenuhnya baru. Dasar-dasar lagu yang konon telah terbentuk sejak tahun 2008, seolah merepresentasikan bahwa “Pasar Bisa Diciptakan” adalah semacam elaborasi lebih lanjut dari lagu “Cinta Melulu”. Ya, masih seputar kegelisahan ERK terhadap proses penciptaan karya seni dalam pasar/industri. Jika “Cinta Melulu” menyampaikan pesannya dalam nada yang cenderung sinikal, maka “Pasar Bisa Diciptakan” memilih perspektif yang lebih optimis—bahwa selalu ada cara untuk berkarya dengan jujur.

“Seiring dengan waktu, kita sudah tidak sekeras dulu. Masih ada api itu tapi kami ingin lebih kalem. Kita ingin lebih tenang dalam meneriakkan sesuatu. Banyak lirik yang akhirnya diganti karena kami merasa sudah tidak sesuai lagi. Yang jelas, ‘Pasar Bisa Diciptakan’ dibuat untuk kami sendiri, tidak ada rencana untuk membuat manifesto atau apapun itu. Ini hanya cermin kegelisahan kami,” ujar Cholil.

“Pasar Bisa Diciptakan” dirilis bersamaan dengan single “Biru” yang merupakan extended version dari single ini. Ada dua fragmen yang tergabung dalam lagu “Biru”. Fragmen pertama ada pada paruh awal lagu yang juga menjadi versi pendek lagu untuk versi radio edit dengan judul “Pasar Bisa Diciptakan”. Fragmen kedua dengan judul “Cipta Bisa Dipasarkan” berada pada sisa durasi lagu. Secara terpisah, fragmen-fragmen tersebut masing-masing mewakili dua angle dalam proses penciptaan karya dalam kesenian, yakni secara internal dan eksternal. Masih dengan lirik membangun dan musik yang lembut tapi penuh semangat, simak materi terbaru ERK ini di radio kesayangan Anda.

pasar bisa

Foto: Efek Rumah Kaca

Redaksi

Kirim karya tulisan Anda tentang musik atau aspek-aspek yang berkaitan dengan hal tersebut ke e-mail: redaksi.surnalisme@gmail.com dengan mencantumkan nama serta penjelasan singkat tentang diri Anda. Tulisan akan disebar dalam situs serta kanal-kanal media sosial kami. Tabik! :)