Lamb Of God Kembali Pamer Konsep Musik Berbeda Untuk Album Ke-7 Mereka

Overlord hadir dengan konsep musik yang terdengar jauh berbeda dari lagu-lagu di album mereka sebelumnya. Di lagu ini, Lamb Of God seperti sedang keluar dari zona nyaman mereka dalam bermusik. 
lamb

Oleh: Septian Nugraha

Tak kurang dari satu bulan lagi, dan album studio ke-7 dari gerombolan new wave american metal asal Richmond – Virginia, Lamb Of God, yang bertajuk VII Sturm Und Drang akan segera membantai telinga para headbanger’s di seluruh dunia. Dua single bertajuk Still Echoes dan 512 pun telah mereka telurkan sebagai suar awal dari teror yang akan Randy Blythe cs sebar dalam album baru mereka itu.

Di dua nomor tersebut, terdengar bagaimana Lamb Of God mencoba untuk menawarkan sajian musik yang jauh lebih gelap nan kelam jika dibandingkan dengan album-album mereka sebelumnya. Namun sepertinya, dua lagu tersebut belum membuat Lamb Of God puas untuk meyakinkan para headbanger’s di seluruh penjuru dunia, bahwa akan ada hantaran musik yang jauh berbeda di album terbaru dari kuartet yang digawangi oleh Randy Blythe (vokal), Mark Morton (gitar), Willie Adler (gitar), John Campbell (bass), dan Chris Adler (drum).

Buktinya, menjelang perilisan album yang rencananya akan dirilis pada 24 July, 2015 mendatang ini, Lamb Of God kembali membocorkan konsep materi VII: Sturm Und Drang dalam sebuah single anyar berjudul Overlord, Senin (30/6) kemarin.

Anomali, mungkin itulah diksi yang tepat jika harus menggambarkan single baru dari Lamb Of God ini. Yap, bagaimana tidak. Di lagu tersebut, anda akan mendengar bagaimana Lamb Of God benar-benar memainkan feel mereka dalam bermusik. Not-not extream, hentakan groovy nan dinamis, serta growl scream beringas bukanlah menjadi menu utama dalam nomor berjudul “Overlord” ini. Disini, anda akan banyak mendengar bagaimana Blythe “The Randal” bernyanyi dengan clean voice-nya, lalu Mark Morton dan Willy Adler yang memainkan not-not gitar mereka dengan nada-nada yang terdengar lebih bluesy.

“Semua terjadi ketika Willy (Adler) mengirim riff gitar di lagu ini. Saya mendengar dan lalu berpikir. Akhirnya sudah tiba waktunya untuk saya bernyanyi dengan menggunakan clean voice. Semua yang terjadi benar-benar berjalan secara alami, dan itu berhasil,” terang Randy Blithe kepada RoliingStones (30/6) kemarin.

Namun biar bagaimanapun, mereka tetaplah Lamb Of God, anda akan tetap bisa mendengarkan sajian musik keras dan cepat, yang dapat memacu kepala anda berputar, di part menjelang akhir lagu. Tentunya, saya tidak bisa lagi terlalu banyak bicara. Anda, harus mendengar sendiri bagaimana Lamb Of God memainkan lagu ini dengan sempurna. Mari simak bersama dan rasakan sensasinya.

Redaksi

Kirim karya tulisan Anda tentang musik atau aspek-aspek yang berkaitan dengan hal tersebut ke e-mail: redaksi.surnalisme@gmail.com dengan mencantumkan nama serta penjelasan singkat tentang diri Anda. Tulisan akan disebar dalam situs serta kanal-kanal media sosial kami. Tabik! :)