Obituary Pertontonkan Kekonyolan Dalam Animasi

Pionir death metal paling termahsyur merilis klip penuh tawa dan aksi jenaka menggunakan mobil van. Tetapi, dengan nuansa sadis yang tetap tersaji.

Ester Segarra

Sebuah klip musik bernuansakan animasi lucu nan konyol dan juga menggemaskan hadir dan kini tak dapat disangka datang dari veteran pengusung death metal, Obituary. Yup, band ekstrim asal Tampa, Florida, US yang telah dipimpin oleh kakak beradik, John Tardy dan Donald Tardy dari tahun 1984 ini melepas video bertitel “Violence” yang diambil dari tajuk kesembilan mereka, Inked By Blood belum lama ini. Album itu sendiri telah dirilis di Oktober 2014 lalu melalui label rekaman rock/metal cutting edge, Relapse Records.

Dalam klip yang berdurasi hanya dua menit lebih tiga puluh lima detik ini menampilkan kelima personil Obituary dalam bentuk animasi alias kartun yang dirancang oleh seorang penggiat animator dari Hungaria, Balasz Grof. Diceritakan vokalis John Tardy, gitaris Trevor Peres, drumer Donald Tardy, bassist Terry Butler, dan gitaris additional Kenny Andrews tengah melangsungkan perjalanan menuju tempat pementasan mereka menggunakan sebuah van, dimana mereka banyak mendapat pengalaman mengerikan sekaligus rintangan sulit nan menyenangkan. Mulai dari adegan harus dikejar seorang polisi yang sebenarnya ingin meminta tanda tangan mereka pada sampul CD, disembur api oleh naga terbang, dikejar-kejar masyarakat berupa zombie, pemotongan tubuh yang cukup gore bila dipandang, hingga dilempar jauh oleh seekor godzilla yang nyatanya mereka malah sampai ke tempat yang dituju. Bila kalian bayangkan, klip anyar dari dedengkot death metal/goregrind ini mengacu ke film animasi yang penuh ca’ur macam The Simpsons ataupun Family Guy, sampai keusilan Dennis The Menace yang pasti sedikitnya dibalut dengan kesadisan.

Selain itu, dalam hal musikalitas, suguhan yang disajikan “Violence” terasa lebih oldschool. Dengan gempuran musik yang terbilang thrashy dan riff-riff gitar yang terdengar lebih melebar. Vokal John yang sebelumnya cenderung lebih berat dengan growl pitch khasnya, kali ini lebih lepas menghentak. Walaupun tak semua trek dalam Inked By Blood berwarna seperti itu, dimana sound yang mendominasi masih dengan dentuman brutal blast beat yang menggerinda, nuansa gitar groovy nan berat sekaligus rapat. Tetapi Obituary mengerti apa yang dilakukan di lagu “Violence” ini begitu dirindukan penggemarnya untuk setidaknya mengingat dua album yang menjadi blueprint mereka di ranah death metal, yakni Slowly We Rot dan Cause Of Death.

Obituary – Violence;

Oleh: Karel

Foto: www.obituary.cc

Redaksi

Kirim karya tulisan Anda tentang musik atau aspek-aspek yang berkaitan dengan hal tersebut ke e-mail: redaksi.surnalisme@gmail.com dengan mencantumkan nama serta penjelasan singkat tentang diri Anda. Tulisan akan disebar dalam situs serta kanal-kanal media sosial kami. Tabik! :)